Author Guidelines
PEDOMAN PENULIS
Pengabdian Masyarakat Asia Tenggara menerima naskah ilmiah yang memuat hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan kapasitas masyarakat, inovasi sosial, serta praktik kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penulis wajib mengikuti pedoman penulisan berikut sebelum mengirimkan naskah melalui sistem jurnal.
1. Ketentuan Umum
- Naskah merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang asli dan belum pernah diterbitkan pada jurnal, prosiding, buku, atau media publikasi lainnya.
- Naskah tidak sedang diajukan atau diproses untuk diterbitkan pada jurnal lain.
- Naskah dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang baik dan sesuai dengan kaidah akademik.
- Naskah harus memiliki kontribusi yang jelas terhadap penyelesaian masalah, pemberdayaan, peningkatan kapasitas, atau pengembangan masyarakat.
- Penulis wajib menggunakan format dan template artikel yang telah disediakan oleh jurnal.
- Seluruh naskah akan melalui pemeriksaan awal oleh editor, pemeriksaan kesamaan naskah, dan proses penelaahan oleh mitra bestari.
- Editor berhak mengembalikan naskah yang tidak sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal atau tidak mengikuti pedoman penulisan.
2. Format Penulisan Naskah
- Naskah diketik menggunakan aplikasi pengolah kata dan disimpan dalam format Microsoft Word.
- Ukuran kertas menggunakan A4.
- Naskah ditulis sesuai dengan jenis huruf, ukuran huruf, spasi, margin, dan tata letak yang tercantum dalam template jurnal.
- Panjang naskah disarankan antara 4.000 sampai 7.000 kata, termasuk tabel, gambar, dan daftar pustaka.
- Penomoran halaman, header, dan footer mengikuti ketentuan dalam template jurnal.
- Istilah asing yang belum diserap ke dalam bahasa Indonesia ditulis dengan huruf miring.
- Singkatan harus dijelaskan pada penyebutan pertama sebelum digunakan pada bagian berikutnya.
3. Struktur Naskah
Naskah yang dikirimkan harus disusun dengan urutan sebagai berikut:
3.1 Judul Artikel
Judul harus menggambarkan isi kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara jelas, spesifik, informatif, dan tidak menggunakan singkatan yang tidak umum. Judul ditulis secara ringkas dan disarankan tidak lebih dari 20 kata.
3.2 Nama dan Identitas Penulis
Nama penulis ditulis secara lengkap tanpa gelar akademik. Identitas penulis mencakup afiliasi institusi, alamat institusi, serta alamat surat elektronik penulis korespondensi. Penulis korespondensi harus diberi tanda khusus sesuai dengan template jurnal.
3.3 Abstrak
Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak disusun dalam satu paragraf yang memuat latar belakang singkat, tujuan kegiatan, metode pelaksanaan, hasil utama, dan kesimpulan. Panjang abstrak disarankan antara 150 sampai 250 kata.
Abstrak tidak diperkenankan memuat kutipan, tabel, gambar, singkatan yang tidak umum, maupun uraian teoritis yang terlalu panjang.
3.4 Kata Kunci
Kata kunci terdiri atas 3 sampai 5 kata atau frasa yang mewakili topik utama artikel. Kata kunci ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta dipisahkan menggunakan tanda titik koma.
3.5 Pendahuluan
Bagian pendahuluan memuat latar belakang kegiatan, kondisi dan permasalahan mitra atau masyarakat sasaran, urgensi kegiatan, hasil kajian atau penelitian terdahulu yang relevan, kesenjangan yang ingin diatasi, serta tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pendahuluan harus menunjukkan alasan kegiatan dilaksanakan dan manfaat yang diharapkan bagi masyarakat sasaran. Kutipan yang digunakan harus bersumber dari referensi ilmiah yang relevan dan mutakhir.
3.6 Metode Pelaksanaan
Bagian metode menjelaskan secara rinci pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, meliputi:
- lokasi dan waktu pelaksanaan;
- karakteristik dan jumlah peserta atau kelompok sasaran;
- permasalahan utama yang dihadapi mitra;
- tahapan pelaksanaan kegiatan;
- metode atau pendekatan yang digunakan;
- alat, bahan, media, atau teknologi yang diterapkan;
- pembagian peran antara tim pelaksana dan mitra;
- teknik pengumpulan data atau informasi;
- indikator keberhasilan kegiatan; dan
- metode evaluasi kegiatan.
Metode harus ditulis secara sistematis sehingga kegiatan dapat dipahami dan, apabila diperlukan, direplikasi oleh pelaksana lain.
3.7 Hasil dan Pembahasan
Bagian hasil dan pembahasan memuat proses pelaksanaan kegiatan, capaian yang diperoleh, perubahan pengetahuan, keterampilan, sikap, perilaku, kapasitas, produktivitas, atau kondisi masyarakat sasaran setelah kegiatan dilaksanakan.
Pembahasan harus menjelaskan keterkaitan antara hasil kegiatan dengan tujuan, indikator keberhasilan, kebutuhan mitra, teori, dan hasil penelitian atau pengabdian terdahulu yang relevan. Penulis juga perlu menguraikan faktor pendukung, kendala, keterbatasan, dan keberlanjutan program.
Dokumentasi kegiatan dapat disajikan dalam bentuk tabel, gambar, grafik, diagram, atau foto yang relevan. Dokumentasi tidak boleh sekadar bersifat seremonial, tetapi harus mendukung penjelasan ilmiah mengenai proses dan hasil kegiatan.
3.8 Kesimpulan
Kesimpulan ditulis secara ringkas, jelas, dan langsung menjawab tujuan kegiatan. Kesimpulan harus menggambarkan hasil utama, manfaat, dan perubahan yang dihasilkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kesimpulan tidak boleh hanya mengulang uraian pada bagian hasil dan pembahasan. Saran atau rekomendasi pengembangan program dapat dimasukkan apabila relevan.
3.9 Ucapan Terima Kasih
Ucapan terima kasih dicantumkan sebelum daftar pustaka. Bagian ini dapat memuat penghargaan kepada lembaga pemberi dana, institusi, mitra, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, atau pihak lain yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Penulis harus mencantumkan nama program dan nomor kontrak pendanaan apabila kegiatan memperoleh dukungan dana dari lembaga tertentu.
3.10 Daftar Pustaka
Daftar pustaka hanya memuat sumber yang benar-benar dikutip dalam naskah. Penulisan sitasi dan daftar pustaka menggunakan gaya APA Style edisi ke-7.
Penulis disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk menjaga konsistensi penulisan kutipan dan daftar pustaka.
4. Ketentuan Referensi
- Referensi harus relevan dengan topik kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
- Penulis disarankan menggunakan paling sedikit 15 referensi.
- Sebagian besar referensi sebaiknya berasal dari artikel jurnal ilmiah, prosiding, buku akademik, laporan resmi, atau sumber primer lainnya.
- Referensi mutakhir yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir harus diprioritaskan.
- Sumber dari blog pribadi, Wikipedia, dan situs yang tidak memiliki kredibilitas akademik sebaiknya tidak digunakan.
- Setiap sumber yang tercantum dalam daftar pustaka harus dikutip dalam isi artikel, begitu pula sebaliknya.
- Penggunaan referensi karya sendiri harus dibatasi dan hanya digunakan apabila benar-benar relevan.
5. Tabel dan Gambar
- Tabel dan gambar harus diberi nomor secara berurutan sesuai dengan kemunculannya dalam naskah.
- Judul tabel ditempatkan di atas tabel, sedangkan judul gambar ditempatkan di bawah gambar.
- Tabel dan gambar harus dirujuk dan dijelaskan dalam isi artikel.
- Gambar, grafik, diagram, dan foto harus memiliki kualitas yang jelas dan mudah dibaca.
- Sumber tabel atau gambar harus dicantumkan apabila berasal dari pihak lain.
- Penulis bertanggung jawab memperoleh izin penggunaan terhadap gambar, foto, atau materi yang memiliki hak cipta.
- Foto yang menampilkan peserta kegiatan harus memperhatikan persetujuan, privasi, dan etika dokumentasi.
6. Sitasi dalam Naskah
Sitasi menggunakan sistem nama penulis dan tahun. Contoh penulisan sitasi:
Satu penulis: (Rahman, 2024)
Dua penulis: (Rahman & Putri, 2024)
Tiga penulis atau lebih: (Rahman et al., 2024)
Sitasi naratif: Rahman dan Putri (2024) menjelaskan bahwa ...
Kutipan langsung wajib mencantumkan nomor halaman sesuai dengan ketentuan APA Style edisi ke-7.
7. Etika Penulisan dan Publikasi
- Penulis harus menjamin bahwa naskah bebas dari plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi, manipulasi dokumentasi, dan publikasi ganda.
- Nama yang dicantumkan sebagai penulis harus merupakan pihak yang memberikan kontribusi nyata terhadap perencanaan, pelaksanaan, analisis, atau penulisan artikel.
- Kontributor yang tidak memenuhi kriteria sebagai penulis dapat dicantumkan pada bagian ucapan terima kasih.
- Penulis harus mengungkapkan potensi konflik kepentingan yang berkaitan dengan kegiatan atau publikasi artikel.
- Persetujuan dari peserta, mitra, atau pihak terkait harus diperoleh apabila kegiatan melibatkan data pribadi, dokumentasi wajah, kelompok rentan, atau informasi yang bersifat sensitif.
- Penulis bertanggung jawab atas kebenaran data, dokumentasi, dan seluruh isi artikel.
8. Pemeriksaan Kesamaan Naskah
Setiap naskah akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kesamaan. Naskah yang memiliki tingkat kesamaan tinggi, ditemukan mengandung plagiarisme, atau menggunakan sumber tanpa sitasi yang tepat dapat dikembalikan atau ditolak oleh editor.
Penulis wajib melakukan parafrasa secara tepat dan tetap mencantumkan sumber asli dari setiap gagasan, data, tabel, gambar, maupun pernyataan yang berasal dari pihak lain.
9. Proses Pengiriman Naskah
- Penulis melakukan registrasi atau masuk ke sistem jurnal sebagai penulis.
- Penulis melengkapi seluruh metadata artikel, termasuk judul, abstrak, kata kunci, nama penulis, afiliasi, dan alamat surat elektronik.
- Penulis mengunggah naskah dalam format Microsoft Word sesuai dengan template jurnal.
- Penulis mengunggah dokumen pendukung apabila diminta oleh editor.
- Penulis memastikan seluruh identitas dan informasi artikel telah diisi secara benar sebelum menyelesaikan proses pengiriman.
- Penulis korespondensi bertanggung jawab memantau proses editorial melalui akun jurnal dan surat elektronik.
10. Proses Editorial dan Penelaahan
Naskah yang telah dikirim akan melalui beberapa tahapan berikut:
- pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kesesuaian format;
- pemeriksaan kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal;
- pemeriksaan kesamaan naskah;
- penelaahan oleh mitra bestari;
- revisi oleh penulis;
- pemeriksaan akhir oleh editor;
- penyuntingan bahasa dan tata letak; serta
- penerbitan artikel.
Keputusan editorial dapat berupa diterima, diterima dengan revisi, dikirim kembali untuk penelaahan ulang, atau ditolak.
11. Perbaikan Naskah
Penulis wajib memperbaiki naskah berdasarkan komentar editor dan mitra bestari dalam batas waktu yang telah ditentukan. Naskah revisi harus disertai tanggapan terhadap setiap komentar penelaah.
Perubahan yang dilakukan pada naskah harus ditandai atau dijelaskan secara jelas agar mudah diperiksa oleh editor dan penelaah.
12. Daftar Periksa Sebelum Pengiriman
- Naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
- Naskah belum pernah diterbitkan dan tidak sedang diajukan ke jurnal lain.
- Naskah telah menggunakan template jurnal.
- Judul, abstrak, dan kata kunci tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
- Struktur artikel telah mengikuti pedoman penulisan.
- Seluruh tabel dan gambar telah diberi nomor, judul, serta sumber.
- Semua kutipan telah tercantum dalam daftar pustaka.
- Daftar pustaka telah mengikuti APA Style edisi ke-7.
- Naskah telah diperiksa dari kesalahan tata bahasa dan pengetikan.
- Identitas seluruh penulis telah dicantumkan dengan benar.
- Penulis telah memperoleh izin penggunaan data, foto, atau materi pihak ketiga apabila diperlukan.
- Naskah telah diperiksa untuk memastikan tidak mengandung plagiarisme.
Dengan mengirimkan naskah kepada Pengabdian Masyarakat Asia Tenggara, penulis menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang tercantum dalam Pedoman Penulis ini.