Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Komunitas dan Ketahanan Pesisir di Asia Tenggara: Analisis Intervensi Partisipatif pada Komunitas Pulau di Malaysia dan Thailand

Isi Artikel Utama

Siti Maemunah

Abstrak

Artikel ini menganalisis pengelolaan sampah plastik berbasis komunitas sebagai strategi pengabdian masyarakat untuk memperkuat ketahanan komunitas pesisir di Asia Tenggara. Fokus kajian diarahkan pada perbandingan dua konteks kepulauan, yaitu komunitas pulau di Malaysia dan Thailand, yang sama-sama menghadapi tekanan sampah plastik, keterbatasan infrastruktur pengelolaan limbah, kerentanan ekologi laut, serta ketergantungan ekonomi terhadap pariwisata dan perikanan. Artikel ini menggunakan pendekatan analisis intervensi komunitas komparatif berbasis participatory action research, asset-based community development, dan social impact assessment. Data dianalisis melalui sintesis dokumen kebijakan ASEAN, World Bank, OECD, UNDP, UNEP, laporan nasional Malaysia, studi material flow analysis Thailand, serta dokumentasi program komunitas terkait pengurangan sampah plastik di pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah plastik tidak dapat diselesaikan hanya melalui pembersihan pantai atau kampanye kesadaran lingkungan. Intervensi yang berdampak memerlukan pemetaan partisipatif, pemilahan dari sumber, insentif sosial-ekonomi, pusat edukasi komunitas, kolaborasi multipihak, dan mekanisme keberlanjutan yang dikelola lokal. Artikel ini berkontribusi pada kajian pengabdian masyarakat dengan mengembangkan kerangka pemberdayaan ekologis partisipatif yang menghubungkan masalah sampah plastik, kapasitas komunitas, perubahan perilaku lingkungan, ekonomi sirkular mikro, dan ketahanan pesisir berkelanjutan.

Rincian Artikel

Bagian
##section.default.title##