Dari Eksklusi Digital menuju Ketahanan Koperatif: Literasi Digital dan Keuangan Partisipatif bagi Usaha Mikro Perempuan di Filipina dan Vietnam

Isi Artikel Utama

Nofyan Kusuma

Abstrak

Artikel ini menganalisis bagaimana intervensi literasi digital dan keuangan berbasis partisipasi dapat memperkuat usaha mikro yang dipimpin perempuan di Asia Tenggara melalui transformasi eksklusi digital menjadi ketahanan ekonomi komunitas. Dengan membandingkan perempuan pelaku usaha mikro di Filipina dan Vietnam, artikel ini mengembangkan analisis pengabdian kepada masyarakat yang menghubungkan kerentanan komunitas, intervensi partisipatif, mekanisme pemberdayaan, perubahan perilaku, dan keberlanjutan penghidupan. Kajian ini menggunakan pendekatan analisis intervensi komunitas komparatif yang berpijak pada participatory action research, teori pemberdayaan, serta bukti dokumenter dari ASEAN, OECD, ADB, ERIA, UNESCO, UNDP, GSMA, dan inisiatif komunitas terdokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa literasi digital tidak memadai apabila perempuan pelaku usaha masih menghadapi hambatan informalitas kerja, akses pembiayaan terbatas, keamanan digital yang lemah, ketergantungan pasar, beban perawatan domestik, dan dukungan kelembagaan yang tidak merata. Dalam kasus Filipina, jalur pemberdayaan utama dibentuk oleh akses keuangan digital, kesiapan formalisasi usaha, dan ekosistem pendampingan lokal. Dalam kasus Vietnam, pemberdayaan dimediasi oleh organisasi koperasi, ketertelusuran berbasis teknologi informasi, pembelajaran sejawat, dan jaringan perempuan. Artikel ini berkontribusi pada kajian pengabdian masyarakat dengan menawarkan model pemberdayaan digital-ekonomi partisipatif bagi usaha mikro perempuan di Asia Tenggara.

Rincian Artikel

Bagian
##section.default.title##